Jurusan STAN: Daftar Lengkap dan Penjelasan

Jurusan STAN – Bagi kamu yang ingin melanjutkan kuliah di STAN tahun 2018 nanti, sudah ada bayangan apa belum nih mau ambil jurusan apa?

Apakah pemilihan jurusan berpengaruh terhadap kelulusan?

Meskipun ujung-ujungnya, semua bakalan menjadi PNS sih. Tapi kamu sebaiknya ga menganggap remeh pemilihan jurusan dan ga berpikiran, “ah yang penting masuk STAN dulu laah”

Kenapa? Baca aja artikel berikut sampai habis.

Di artikel ini aku akan mencoba menjelaskan semua seluk beluk tentang jurusan di PKN STAN sesuai dengan informasi STAN TERBARU sesuai pendaftaran tahun 2017 lalu.

NOTE: Jurusan di STAN zaman dulu biasanya disebut sebagai spesialisasi (spes), karena berada dalam program diploma yang sama. Jadi dulu nama prodinya misalnya “Program Studi Diploma I Keuangan Spesialisasi Perpajakan” dan “Program Studi Diploma I Keuangan Spesialisasi Kepabeanan dan Cukai”.

Namun setelah berubah bentuk menjadi PKN STAN, masing-masing spesialisasi menjadi program diploma tersendiri. Jadi sekarang namanya “Program Studi Diploma I Kepabeanan dan Cukai” dan “Program Studi Diploma I Pajak”.

Di artikel ini aku akan banyak memakai istilah jurusan yang lebih umum.

Daftar Jurusan STAN

Jurusan yang dibuka pada USM STAN 2017 lalu:

  1. Program Studi Diploma I Kebendaharaan Negara;
  2. Program Studi Diploma I Kepabeanan dan Cukai;
  3. Program Studi Diploma I Pajak;
  4. Program Studi Diploma III Akuntansi;
  5. Program Studi Diploma III Kepabeanan dan Cukai;
  6. Program Studi Diploma III Pajak;
  7. Program Studi Diploma III Pajak Bumi dan Bangunan/Penilai;
  8. Program Studi Diploma III Kebendaharaan Negara;
  9. Program Studi Diploma III Manajemen Aset;
  10. Program Studi Diploma IV Akuntansi.

Penjelasan singkat Jurusan STAN

1. Jurusan Akuntansi STAN

Jurusan Akuntansi STAN

sumber: IG @destrinacahaya

Dari semua jurusan STAN, yang paling familiar bagi anak-anak SMA tentu saja akuntansi. Akuntansi adalah proses pencatatan dan pelaporan transaksi keuangan suatu entitas. Nah apa aja sih yang dipelajari di akuntansi? Secara umum, yang dipelajari di Akuntansi STAN dan di akuntansi di universitas lain ga jauh beda. Namun di STAN ada tambahan mata kuliah di bidang pemerintahan seperti Keuangan Publik, Hukum Keuangan Negara, Akuntansi Pemerintahan, dll.

Lulusan jurusan Akuntansi itu pada dasarnya bisa ditempatkan ke semua instansi, karena memang kemampuannya relatif paling umum bila dibanding dengan jurusan lain yang ada di STAN.

2. Jurusan Pajak STAN

Pajak adalah iuran rakyat kepada kas negara berdasarkan undang-undang —sehingga dapat dipaksakan— dengan ga mendapat balas jasa secara langsung. Lembaga Pemerintah yang mengelola perpajakan negara di Indonesia adalah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang merupakan salah satu direktorat jenderal yang ada di bawah naungan Kementerian Keuangan. Nah lulusan jurusan perpajakan STAN, baik D1 maupun D3, hampir semuanya akan ditempatkan sebagai pegawai DJP ini.

Jika jurusan perpajakan di universitas lain lebih diajarkan ke bagaimana membuat laporan keuangan perpajakan, di STAN selain diajarkan itu juga diajarin dalam hal administrasi/tata usahanya dari sisi pemungut pajak, serta hubungannya dengan keuangan negara.

3. Jurusan Bea Cukai STAN

Jurusan Bea Cukai STAN

sumber: IG @settyodwipanggayuh

Bea cukai terdiri dari 2 kata, bea dan cukai. Bea berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti ongkos. Tapi disini konteksnya bea adalah ongkos barang yang keluar atau masuk suatu negara, yakni ada bea masuk dan bea keluar. Instansi pemungutnya disebut pabean. Hal-hal yang terkait dengannya disebut kepabeanan.

Sedangkan cukai adalah pungutan oleh negara secara tidak langsung kepada konsumen yang menikmati/menggunakan obyek cukai. Obyek cukai pada saat ini adalah cukai hasil tembakau (rokok, cerutu dsb), Etil Alkohol, dan Minuman mengandung etil alkohol / Minuman keras. Kalo kamu sering dengar kata cukai rokok, maka itu adalah pungutan yang diberikan kepada rokok yang dibebankan pada konsumennya yang simbolnya dalam bentuk pita cukai.

Perkuliahan di jurusan bea cukai sistemnya semi militer, berbeda dengan jurusan STAN lain. Karena nanti bisa aja ditempatkan di pelabuhan atau daerah perbatasan sehingga membutuhkan kondisi fisik yang cukup bagus.

4. Jurusan Kebendaharaan Negara STAN

Kata “bendahara” artinya kurang lebih adalah orang yang mengurus masalah keuangan. Dalam lingkup yang lebih luas, dalam hal ini negara, bendahara negara berarti mempunyai tugas mengurus keuangan negara. Kira-kira itulah yang dipelajari dari jurusan Kebendaharaan Negara. Tentunya negara Indonesia kita ini, perlu orang-orang yang memahami seluk beluk keuangan negara, mulai dari perencanaan, pelaksanaan serta pelaporan dari penggunaan uang negara itu.

Dalam hal perencanaan, yang dipelajari misalnya tentang Sistem Perencanaan Anggaran, Penyusunan APBN, bagaimana Kementerian-kementerian negara/Lembaga mengajukan anggaran, bagaimana mekanismenya menjadi sebuah APBN.

Dalam hal pelaksanaan berarti dalam hal implementasi APBN yang telah dilaksanakan, dalam hal ini mempelajari tentang Pelaksanaan APBN di sektor belanja, pendapatan maupun pembiayaan, Pengelolaan Kas, Pengelolaan Investasi, Pengelolaan Utang, dll.

Dalam hal pelaporan (pelaksanaan APBN), materi yang dipelajari antara lain akuntansi umum dan akuntansi pemerintah. Sementara itu, materi yang dipelajari di jurusan Kebendaharaan Negara sesuai dengan tugas dan fungsi Ditjen Anggaran, Ditjen Perbendaharaan, serta Ditjen Pengelolaan Utang.

5. Jurusan Penilai / Pajak Bumi Bangunan

Jurusan STAN Penilai

sumber: IG @hasnasyarifatul

Penilai adalah profesi yang bergelut dibidang penentuan atau penaksiran nilai dari sebuah asset, dalam hal ini bumi dan bangunan. Jurusan ini bisa disebut sebagai “Tekniknya STAN”, jadi jangan kaget jika di jurusan ini ada mata kuliah Ilmu Ukur Tanah, Teknologi Bangunan, Teknik Perencanaan Kota, dll.

Jurusan ini hanya terdapat di STAN dan belum ada di perguruan tinggi lain di Indonesia. Jadi bisa dibilang, jurusan ini sifatnya sangat terspesialisasi dan sangat langka. Di Amerika, spesialisasi ini disebut Appraiser atau di negara lain ada yang menyebut Valuer.

Lulusan dari Jurusan Penilai bisa ditempatkan dalan Ditjen Pajak, Ditjen Kekayaan Negara atau BPKP.

6. Jurusan Manajemen Aset STAN

Kalo Jurusan Penilai bisa disebut sebagai “tekniknya STAN”, maka jurusan Manajemen Aset bisa disebut sebagai “hukumnya STAN”. Di sini kamu akan berkutak-katik dengan mata kuliah hukum yang ga bakalan jauh-jauh dari topik masalah piutang lelang negara (bisa jadi juru sita atau juru lelang) serta penilaian aset dan properti.

Setelah lulus dari jurusan ini, lo akan ditempatkan sebagai Direktorat Jenderal Kekayaan Negara. Apakah itu di kanwil DJKN atau di kantor operasionalnya, yaitu Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) yang tersebar di seluruh Indonesia.


Oke demikian penjelasan singkat tentang berbagai jurusan stan. Tulisan di atas berdasarkan aturan tahun 2017. Mungkin saja di tahun 2018 ada perubahan, oleh karena itu, wajib banget kamu baca dengan seksama aturan USM STAN terbaru apabila sudah dirilis di website resmi STAN nanti.

Apabila ada yang masih belum kamu pahami, bisa kamu tanyakan di kolom komentar di bawah.

Ari Candra Arista

Ari adalah alumni STAN tahun 2011 | Kamu bisa kontak Ari di facebook fb.com/acandraarista atau twitter @aricandra