Jurusan Kuliah di STAN: Bea Cukai

sumber gambar: bppk.depkeu.go.id

Salah satu jurusan kuliah di STAN adalah Bea Cukai. Apa sih sebenarnya bea cukai? bea cukai terdiri dari 2 kata, bea dan cukai. mulai dari bea. Berasal dari bahasa Sansekerta, bea berarti ongkos. tapi disini konteksnya bea adalah ongkos barang yang keluar atau masuk suatu negara, yakni ada bea masuk dan bea keluar. Instansi pemungutnya disebut pabean. Hal-hal yang terkait dengannya disebut kepabeanan. jadi kalo kita jual atau beli barang dari atau ke LN, kita mesti bayar bea nya. misal ni saya beli CD nya SNSD impor dari korea maka saya harus bayar biaya masuk diluar harga barang tersebut.

Sedangkan cukai adalah pungutan oleh negara secara tidak langsung kepada konsumen yang menikmati/menggunakan obyek cukai. Obyek cukai pada saat ini adalah cukai hasil tembakau (rokok, cerutu dsb), Etil Alkohol, dan Minuman mengandung etil alkohol / Minuman keras. Kalo kamu sering dengar kata cukai rokok, maka itu adalah pungutan yang diberikan kepada rokok yang dibebankan pada konsumennya yang simbolnya dalam bentuk pita cukai.

Jurusan Bea Cukai ini khusus cowok, jadi cewek2 ga bisa milih jurusan ini. trus pengelihatannya harus jelas mata ga boleh silindris atau min >3 karena kerjanya meriksa, dan ini juga tugas negara, jadi harus maksimal dan ga boleh main2 🙂 dan ga boleh buta warna juga soalnya kalo buta warna ntar lo bakal bingung bedain barang-barang yang diperiksa

Kuliahnya, yang jelas ada mata kuliah yang umum ada di semua jurusan STAN, seperti akuntansi, hukum, etika profesi, bahasa indonesia, bahasa inggris, agama, dll. Selain itu ata mata kuliah spesialisasi, yaitu bea dan cukai itu sendiri trus ntar juga diajari kimia2 gitu soalnya ntar kan meriksa barang, jadi kamu mesti ngerti mana bahan2 yang terlarang mana yang ga. Kalo bedanya kuliah D1 dan D3 Bea Cukai, yang jelas D1 ga sedalem pemberian materinya dengan yang D3.

Kampusnya bea cukai STAN ini terpisah ama jurusan2 yang lain. kalo jurusan lain terpusat di bintaro, maka bea cukai ini yang D3 di rawamangun, jakpus, sedangkan yang D1 ada di beberapa daerah di indonesia, misal bali, malang, palembang, makassar, dll. dan kerjanya nanti di DJBC (direktorat jenderal bea dan cukai). kantornya ada di beberapa daerah, biasanya yang ada pelabuhan atau bandaranya serta perbatasan2 negara gitu, trus kalo ada pabrik rokok atau miras, ex: soekarno hatta, batam, tanjung priuk, kediri (gudang garam) dll.